Jakarta, (29/09) Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK
Kemayoran) melakukan soft launching & uji coba operasional layanan shuttle
kawasan “KEMON” sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan
mobilitas masyarakat di Komplek Kemayoran.
Layanan shuttle bus ini dihadirkan
untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin meningkat seiring berkembangnya
aktivitas hunian, komersial, perkantoran, fasilitas publik, serta berbagai
kegiatan di komplek Kemayoran. Kehadiran layanan transportasi internal ini
diharapkan dapat memberikan alternatif mobilitas yang lebih mudah dan
terintegrasi bagi pekerja, penghuni, masyarakat maupun pengunjung Komplek
Kemayoran.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson
Siahaan mengatakan bahwa pengembangan layanan shuttle bus merupakan
bagian dari komitmen PPK Kemayoran untuk terus meningkatkan kualitas
pengelolaan kawasan sekaligus menghadirkan layanan yang memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat.
“Shuttle bus ini bukan hanya tentang
menyediakan sarana transportasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami
membangun konektivitas yang lebih baik di Komplek Kemayoran. Kami ingin
masyarakat dapat bergerak dari satu titik ke titik lainnya dengan lebih mudah, nyaman,
dan terintegrasi,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, kehadiran shuttle bus
juga menjadi salah satu langkah PPK Kemayoran dalam mendukung transformasi Komplek
Kemayoran sebagai kawasan bisnis yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dalam rencana operasionalnya, shuttle bus
ini dapat digunakan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya dan akan
beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 22.00 WIB. Jarak waktu kedatangan antarbus
di halte atau titik pemberhentian yang sama direncanakan hingga 20 menit.
“Kami berharap layanan ini dapat menjadi
bagian dari ekosistem mobilitas di Kemayoran yang semakin terintegrasi”
lanjutnya.
Acara Soft Launching dan Uji Coba
Operasional ini dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Dewan
Pengawasan dan berbagai stakeholders PPK Kemayoran. Dalam sambutan Sekretaris
Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama menyampaikan kehadiran Shuttle Bus
Gratis ini akan memudahkan konektivitas di Komplek Kemayoran.
“Dengan dioperasikannya Bus Kemon ini maka
konektivitas, mobilitas dan akesisbilitas di Kemayoran ini akan lebih mudah
dijangkau secara gratis sehingga semua fasilitas di Komplek kemayoran dapat
diakses lebih mudah” Ungkapnya.
Ia juga menambahkan agar kehadiran Shuttle
Bus Kemayoran akan menjadikan Kemayoran semakin ramai, aman nyaman dan hijau
serta terus maju dengan berbagai inovasi lainnya
Berdasarkan rencana operasional, layanan Shuttle
bus Kawasan PPK Kemayoran memiliki rute operasional terdiri dari dua rute
utama, yakni Loop Utara dan Loop Selatan, dengan masing-masing rute dilayani
oleh dua armada bus.
Rute Loop Utara menghubungkan sejumlah titik
strategis, antara lain JIExpo, Benyamin Sueb, Wisma Atlet Pademangan, Rusunami
Bandar Kemayoran, Rajawali, Pasar Mobil Kemayoran, Gandhi Memorial
Intercontinental School (GMIS), Damar, Trembesi, Kemayoran Indah Golf, The
Linq, Citra Tower, hingga kembali ke kawasan Benyamin Sueb.
Sementara itu, Rute Loop Selatan mencakup
sejumlah titik, di antaranya JIExpo, Benyamin Sueb, Landas Pacu, Masjid Jami Al
Badariah Kemayoran, Wisma Atlet Kemayoran, Convair, Apron, Grand Palace, Polres
Metro Jakarta Pusat, Transjakarta Kemayoran, Angkasa, Rendani, Taman Silangit,
Selaparang, Mahatma Gandhi School, Kejaksaan Jakarta Pusat, HBR Motik, dan
Benyamin Sueb.
Dengan cakupan tersebut, layanan shuttle
diharapkan dapat menghubungkan berbagai pusat aktivitas dan fasilitas yang
berada di dalam maupun sekitar Komplek Kemayoran.
PPK Kemayoran juga menyiapkan sejumlah halte
dan titik pemberhentian, baik halte yang direvitalisasi maupun halte baru serta
rambu bus stop untuk mendukung layanan tersebut.
Dari sisi armada, rencana layanan mencakup
penggunaan bus diesel sebagai armada sementara dan nantinya juga akan
menggunakan bus listrik medium dengan konsep low entry/low deck. Armada
tersebut dirancang dengan fasilitas yang memperhatikan aksesibilitas, termasuk ramp
untuk pengguna kursi roda, pintu otomatis, serta perangkat penghitung jumlah
penumpang.
Kehadiran Shuttle bus kawasan menjadi
salah satu bagian dari langkah PPK Kemayoran dalam mengembangkan sistem
mobilitas yang mendukung aktivitas masyarakat di Komplek Kemayoran.
Peningkatan aktivitas hunian, komersial dan
berbagai fasilitas di Komplek Kemayoran menjadi salah satu dasar kebutuhan
pengembangan transportasi publik internal. Selain itu, layanan ini juga
diarahkan untuk menyediakan alternatif terhadap penggunaan kendaraan pribadi
serta mendukung visi kawasan sebagai kawasan bisnis yang inklusif dan
berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh pihak yang
beraktivitas di Komplek Kemayoran untuk bersama-sama memanfaatkan dan mendukung
layanan ini. Soft launching ini menjadi awal dari proses pengembangan
layanan yang akan terus kami kembangkan agar benar-benar memberikan
kebermanfaatan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat di komplek Kemayoran,” tutup
Teddy
Dengan hadirnya layanan Shuttle bus Kawasan, PPK Kemayoran berharap konektivitas antarberbagai titik aktivitas di Komplek Kemayoran semakin mudah, sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang semakin nyaman, terintegrasi, dan berkelanjutan