Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Keuangan dan Umum, Selasa (28/04). Momentum ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan kinerja sekaligus memperkuat arah strategis pengelolaan kawasan.
Berdasarkan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor 121 Tahun 2026, Rikiyawan, S.E., Ak., M.Ak. resmi dilantik sebagai Direktur Keuangan dan Umum PPK Kemayoran. Ia menggantikan Moh. Subekhi, S.E., M.Si., yang telah menuntaskan masa pengabdiannya di PPK Kemayoran dengan berbagai capaian signifikan dalam penguatan sistem keuangan dan tata kelola organisasi.
Pelantikan ini dilakukan oleh Sekretaris Menteri Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan oleh pejabat sebelumnya, sekaligus harapan besar kepada pejabat yang baru dilantik untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian tersebut.
“Jabatan ini adalah amanah sekaligus kehormatan. Oleh karena itu, harus dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, berdasarkan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 122 Tahun 2026, masa jabatan Biwodotomo Witoradyo, S.T. sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran diperpanjang. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata atas kinerja dan integritas yang telah ditunjukkan, sekaligus dorongan untuk menghadirkan kinerja yang semakin optimal.
Komposisi direksi yang diperbarui ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi dalam menghadapi dinamika yang semakin kompleks. PPK Kemayoran dituntut untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga inovatif dalam merespons perubahan ekonomi, regulasi, serta tuntutan pengelolaan kawasan yang semakin berkembang.
Dengan langkah ini, PPK Kemayoran menunjukkan bahwa penguatan tata kelola adalah bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan kawasan tetap optimal, kompetitif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.